Muhammad Rully Sumbayak

Founder

Muhammad Rully Sumbayak

Founder Onivor. Hampir tiga dekade di industri teknologi Indonesia. Membangun produk AI-native sejak 2025.

Tentang Saya

Saya Muhammad Rully Sumbayak, biasa dipanggil Rully. Saya founder Onivor, partner teknis AI-native untuk founder non-teknis di Indonesia.

Karier saya di teknologi dimulai akhir 1980-an sebagai instruktur di salah satu lembaga pendidikan komputer, mengajarkan pemrograman komputer selama sekitar dua tahun. Pada periode itu juga saya membangun aplikasi Optical Mark Reader untuk membaca lembar jawaban ujian salah satu lembaga bimbingan tes terbesar di Indonesia, menggunakan bahasa Clipper dan C.

Awal 1990-an, saya bergabung dengan Bank Central Asia (BCA) sebagai staf Electronic Data Processing selama 5 tahun. Pada tahun 1996, saya memutuskan terjun ke entrepreneurship dengan mendirikan PT Media Antar Nusa, sebuah perusahaan web hosting yang berkembang menjadi Internet Service Provider (Nusa.net.id) pada tahun 2000, melayani Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia. Saya menjabat sebagai Direktur Utama hingga tahun 2019, dengan tim yang berkembang hingga lebih dari 120 karyawan.

Setelah pergeseran besar yang dipicu AI generatif, saya memutuskan beralih fokus ke peran yang lebih dekat ke produk: solo founder dengan tim AI agent. Saya percaya AI bukan menggantikan pekerjaan teknis, tapi mengubah skala individu yang bisa dicapai oleh satu orang yang tepat.

Apa yang Saya Kerjakan Sekarang

Onivor — partner teknis untuk founder non-teknis. Tiga lini layanan: Build, Connect, Appear. Saya mengerjakan langsung setiap proyek klien, didukung oleh 12 AI agent untuk spesialisasi berbeda.

Pesenly — SaaS manajemen pesanan F&B berbasis WhatsApp untuk warung dan restoran kecil-menengah. Sedang dalam tahap MVP development. Akan diluncurkan di pesenly.id dan pesenly.com.

ClawBorg — open-source dashboard untuk OpenClaw (AI agent orchestration). Lisensi AGPL-3.0. Tersedia di clawborg.dev dan github.com/clawborg/clawborg.

OAISO — riset dan tools internal untuk AI Search Optimization (GEO/AEO).

Pengalaman Karier

Era Edukasi (akhir 1980-an)

  • Instruktur Lembaga Pendidikan Komputer — sekitar 2 tahun. Mengajarkan dasar-dasar pemrograman komputer kepada peserta didik.
  • Aplikasi Optical Mark Reader (OMR) — membangun sistem pembacaan lembar jawaban ujian untuk salah satu lembaga bimbingan tes terbesar di Indonesia, menggunakan bahasa pemrograman Clipper dan C.

Era Korporat (awal 1990-an)

  • Bank Central Asia (BCA) — staf Electronic Data Processing, sekitar 5 tahun. Pengalaman menangani sistem informasi enterprise di salah satu bank terbesar Indonesia.

Era Internet Service Provider (1996–2019)

  • Founder & Direktur Utama PT Media Antar Nusa — mendirikan bisnis web hosting pada 1996, salah satu pelaku awal industri internet komersial Indonesia.
  • Direktur Utama Nusa.net.id — pada tahun 2000, perusahaan berevolusi menjadi Internet Service Provider penuh, melayani Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia. Tim mencapai lebih dari 120 karyawan di puncak operasional.

Era AI-Native (2025–sekarang)

  • Founder Onivor — repositioning PT Omni Netdigital Indo (2019, dormant) menjadi PT Onivor Digital Teknologi dengan brand Onivor. Fokus ke partner teknis untuk founder non-teknis dengan model 1 founder + 12 AI agent.

Kontribusi di Komunitas Internet Indonesia

APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)

Saya aktif di APJII selama lebih dari dua dekade dengan beberapa periode kepengurusan:

Sepanjang periode tersebut, saya terlibat dalam pengawasan organisasi yang memformat industri internet Indonesia, termasuk inisiatif pengembangan IIX (Indonesia Internet Exchange), regulasi tarif internet, pengelolaan nama domain Indonesia melalui ID-NIC (Indonesia Network Information Center) dan pengembangan ekosistem ISP nasional.

OpenBSD Indonesia

Saya juga aktif berkontribusi sebagai maintainer mirror OpenBSD untuk Indonesia, menjalankan ftp.openbsd.or.id dari infrastruktur Nusa.net.id sebagai layanan komunitas open-source. Hingga kini, kontribusi tersebut masih terdokumentasi di arsip mailing list resmi OpenBSD.

Layartancap.com

Pada era awal user-generated video di Indonesia, saya juga membangun layartancap.com, platform berbagi video buatan pengguna yang sempat dijuluki "YouTube versi Indonesia" — dengan koleksi lebih dari 7.000 video pada masanya, sesuai liputan arsip Tempo.

Filosofi Kerja

1. Prototype ≠ product. Kebanyakan kegagalan startup di Indonesia bukan karena ide jelek, tapi karena prototype dipaksa menjadi product tanpa rebuild yang proper. Saya selalu transparan dengan klien tentang batas antara keduanya.

2. AI-native bukan AI-everywhere. Saya pakai AI agent untuk eksekusi yang scalable, tapi setiap keputusan strategis dan kontak klien tetap saya tangani langsung. Klien bayar untuk akses ke senior, bukan ke output AI yang generic.

3. Indonesia first, bukan only. Konteks lokal penting (regulasi, perilaku konsumen, infrastruktur), tapi standar kualitas harus internasional. Tidak ada alasan produk Indonesia kalah dari produk Silicon Valley dalam hal craft.

Hubungi Saya

Untuk inquiry bisnis, sebaiknya melalui form kontak Onivor.

Apa yang Saya Tulis